Huang Ho, Sungai Pembawa Duka

iwi’s picture

Pada tahun 1887 sungai kuning (dalam bahasa Cina Huang Ho) membobolkan sederet tanggul dekat Kaifeng, sehingga membanjiri wilayah seluas 22.000 kilometer persegi dan menewaskan lebih dari juta orang. Sungai yang mengamuk itu membelok dan menggerus alur baru ke Laut Kuning, 650 kilometer jauhnya.

Dalam sejarah, selama 2.500 tahun terakhir, sungai ini selalu menebarkan ancaman untuk menghancurkan peradaban Cina dengan banjirnya. Aliran sungai sungguh misterius dan tidak dapat diramalkan. Orang yang tinggal di tepinya hidup bagaikan dalam perjudian abadi.

Mengapa Sungai Huang Ho sangat berbahaya? Dalam perjalanannya keselatan dari Baotou, sungai sepanjang 5.000 kilometer itu melintasi Plato Loess, suatu dataran tanah Loess, tanah kuning bercampur lempung. Selama berabad-abad lumpur kuning, terbawa masuk mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. Dinding pembatas, yang tujuannya mencegah meluapnya air, justru mempercepat pengendapan tanah berlempung itu di atasnya. Akibatnya, tidak dapat tidak, dinding itu bobol. Menyusullah banjir yang mengerikan dan sungai itu pun bebas menempuh jalur baru.

Itulah mengapa Sungai Huang Ho disebut juga Duka Cina, karena alirannya sering menimbulkan duka. Untuk mencegah tragedi semacam itu terulang kembali, kini sungai Huang Ho megikuti suatu jalur buatan.

Deivy.Ombuh

XII Natural Science 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: